Fakultas
Ilmu Dakwah dan Ilmu Komunikasi UIN Syarif Hidayatullah Jakarta, Senin (22/4) menyelenggarakan seminar bertemakan “MEMES,
Teams and Media Stream”
pukul 14.00
WIB di ruang teater dua,
Fakultas Ilmu Dakwah dna Ilmu Komunikasi, UIN Syarif Hidayatullah Jakarta.
Seminar
tersebut menghadirkan narasumber yang berkompeten dibidangnya masing-masing
yakni Dr.
Sean Ritel, Lecture in Strategic Communication, Quesland University dan Dr. Andre Anugerah Pekerti, senior lecture.
Sean memaparkan tentang media
professional, media
professional melakukan penelitian yang mendalam sebelum
menampilkan suatu berita tidak hanya sebatas menyampaikan berita yang monoton
dan kurang kredibilitasnya namun dalam menyampaikan suatu berita harus
melakukan penelitian dan analisis media terhadap berita apa yang akan diangkat
di media agar tidak timbul perbedaan makna dan fakta.
Media
profesional mempunyai ciri yaitu experimental
and creative, strategic,
adaptable,
active and etical. Media berfungsi untuk mencari kebenaran, yaitu media jeli
dalam mengungkapkan suatu berita yang masih tanda tanya di antara masyarakat,
contohnya tentang pengungkapkan kasus korupsi di tubuh sistem perpolitikan di Indonesia.
Masyarakat mempunyai keingintahuan yang besar kepada media tentang bagaimana
kasus korupsi yang menjerat para petinggi Negara? Siapa saja oknum-oknum nakal
para pejabat Negara yang ada dibalik kasus korupsi Wisma Atlit, Hambalang, pengadaan Al-quran dan
yang lain, sehingga media harus melakukan penelitian untuk mengetahui kebenarannya.
Dr.
Sean Rintel, menjelaskan
pula tentang media isu yang berkembang di masyarakat. media
isu yang saat ini gemar digunakan public
adalah Facebook. Apa yang ada didalam
facebook diteliti dan dipaparkan
kepada mahasiswa, ia meneliti tentang “like” didalam facebook. Ternyata, “like” yang terdapat di antara status facebook telah dijual. Facebook hadir bukan untuk media
social tetapi hanya suatu media yang digunakan untuk meraih keuntungan. Facebook bukan lagi sebagai media
chatting, namun sebagai media bisnis, pengguna facebook dijual untuk memberikan “like” kepada suatu produk yang
dipasarkan didalam facebook.
Media internet kini lebih digemari
oleh masyarakat karena memudahkan kita dalam mengakses berita dengan jaringan
yang begitu canggih contohnya saat ini smart
phone lebih diminati daripada televisi. Pertimbangan itu dari segi praktis, dinamis, cepat
dan mudah menjadi modal utama masyarakat beralih menuju era teknologi. kini,
media internet memiliki dampak yang besar terhadap masyarakat.
Sebagian
besar masyarakat telah mengetahui bagaimana cara mengirim pesan, menelepon dan menggunakan media
social sehingga ini merupakan keuntungan yang besar bagi pengguna media.
Contohnya smart mob di Filipina untuk menurunkan Estrada, presiden Filipina.
Presiden Indonesia, Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) menggunakan media social
berupa twitter untuk meraih simpati rakyat mendekati pemilu, twitter SBY pun
kini menjadi topic hangat di berbagai media.
Sean menyarankan untuk
jurnalis harusnya tidak hanya terpaku terhadap social media yang kini marak digunakan, karena social
media hanya digunakan untuk kepentingan komersil. Sebagai kebenaran harus peka
what is couriuse for something.
Sedangkan Andre memaparkan tentang
budaya, kebudayaan sangat berpengaruh dalam menjalin bisnis. Dengan
mempelajari budaya apa yang ada di suatu daerah sehingga pebisnis mengetahui
pangsa pasar yang akan di peroleh. Dengan melakukan riset terhadap suatu media,
pemilik modal menjadi tahu bagaimana ia akan memasarkan suatu produk tanpa
menyinggung kebudayaan yang ada di suatu daerah itu sendiri.
Kebudayaan
berada dalam diri kita tinggal bagaimana diri kita untuk digunakan atau tidak
digunakan karena setiap orang memiliki potensi untuk maju. Agama juga termasuk
budaya, budaya yang dibawa oleh nenek moyang kita. Dalam tahapan cultural conceptualized individual
terdapat beberapa proses yaitu knowledge,
identification, internalization and commitmen.
Multicultural
atau dwibudaya ialah dimana seseorang memiliki budaya yang beragam. Seperti
Barack Husain Obaman Presiden Amerika lahir di Kenya, pernah tinggal di Hawaii
dan di Indonesia terakhir di Amerika. Orang yang bermultikultural memiliki cirri-ciri kreatif, konsisten, ketegasan dan
unconstained.
Jika
seseorang ingin melakukan dwibudaya mesti ada komitmen terhadap budaya tersebut
sehingga seseorang bisa mengontrol
perilaku diri sendiri dan orang lain. Untuk menjadi seorang jurnalis, seseorang
harus mengetahui banyak tentang budaya, dapat berakulturasi dengan cepat dan
memiliki kemampuan dalam bidang komunikasi yang cukup.
Menurutnya ada empat konsep
multi budaya pertama pengetahuan, identitas, komitmen, internalization. Utnuk
orang yang bermulti cultural itu haruslah berkomitmen pada kebudayaan tersebut.
Orang yang bermulti budaya bisa menyeimbangkan kebudayaan.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar